Selasa, 10 Desember 2013

Jadi ini Yang Disebut Berjuang...?



Aku tidak pernah lagi bisa mengerti apakah hatimu menginginkannya atau tidak...?

Kau bertanya jadi ini yang disebut berjuang...? belajar ikhlas tanpa tau fakta sebenarnya.

Kau tau...? aku sudah berusaha mencari fakta itu, tapi kau sempurna membungkam semuanya. Jadi kemana lagi harus ku cari jawaban. Padamu...? aaaaahhh bahkan untuk bertemu dengan  akupun kau engan.

Menyakitkan memang menjadi aku, kau boleh mencapku pecundang. Yang berjuang hanya untuk menyerah.

Jika sama-sama menginginkan maka seharusnya keduanya sama-sama berjuang. Tapi jika hanya kau atau aku yang berjuang maka lupakanlah.

Kita sama-sama tumbuh dari rasa sakit. Entah mana yang lebih menyakitkan ditinggal mati atau ditinggal menikah.

Kau dengannya entah itu benar atau tidak, itulah fakta yang aku cari. Tapi seperti tak ada celah, mereka semua setia untuk diam.

Jika iya, keputusanku untuk melepasmu benar adanya. Mengharapmu sama saja aku berharap hubungan kalian hancur.

Jika tidak itu tetep tidak merubah apapun, kau sendiri yang memutuskan. Carilah yang lebih baik, lupakan saja perasaan itu, takperlu ada rasa bersalah diantarakita, jalani saja hidup kita masing-masing dan biakan saja semuanya mengalir hingga waktu yang menjawab.

Aku tidak pernah menyalahkanmu, peresaan ini tumbuh begitu saja dan mengakar tanpa bisa aku cegah.
Seperti inilah caraku, melepasmu mungkin jalan terbaik untuk saat ini....

Kau bertanya jadi ini yang disebut berjuang...? tentu sekarang kau tahu jawabannya...

Entah kau akan membaca note ini atau tidak, atau terlanjur hilang dimakan virus. Seperti perasaan ini yang dimakan kesedihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar