Selasa, 06 November 2012

pergi lah...

sejauh apapun kau pergi kami selalu ada di sini menantimu,jadi tak usah khawatir carilah ujung dunia itu.
Selama apapun kau pergi kami selalu sabar di sini menantimu,jadi tak usah cemas kejarlah mimpi-mimpi itu.
Sesering apapun kau pergi kami tetap setia di sini menantimu,jadi tak usah ragu gapailah janji-janji itu.

Kami akan selalu ada,sabar dan setia menantimu di sini. Masih di tempat yang sama,tempat kau dilahirkan.

Tak perlu cemaskan kami,pergilah melihat dunia,pergilah melihat banyak kehidupan. Kau tidak akan lebih baik dari kami jika tetap di tempat ini.

Arungilah samudra yang luas dan dalam itu,dakilah gunung-gunung yang tinggi menjulang. Mampirlah di kota-kota yang megah,singgahlah di desa-desa yang tentram dan asri.

Tapi ingatlah,jika esok atau lusa kau menjadi orang hebat di luar sana,berkesempatan merasakan kehidupan yang lebih baik. Maka jangan pernah lupakan asal kau,jangan lupakan kami... Setidaknya ingatlah kita pernah tertawa dan menangis bersama di gubuk ini.


Note: faragrap terakhi sy contek dari salah satu bukunya bang darwis tere liye.

galau,pilihan,iri,proses,jodoh,uang,patah hati dan selalu percaya

galau itu apa?
Bingung menentukan pilihan,diputuskan kekasih,cemas menanti keputusan atau menyesal dengan sebuah keputusan atas sebuah pilihan?

Jangan pernah bingung jika dihadapkan dengan banyak pilihan,pelajari dengan benar lantas putuskan segera. Ketahuilah lebih banyak orang di luar sana yang hanya memiliki satu pilihan dan lebih banyak lagi yang bahkan satu pilihanpun tak ada.


Rasa iri dan cemburu itu hanya akan menyiksa diri sendiri,tak ada salahnya jika kita ikut berbahagia atas kebahagiaan orang lain.


Tak ada yang sekonyong-konyong jadi di dunia ini,selalu ada proses. Tak perduli lama atau hanya sesaat,akan selalu ada awal baru ada ahir,tak pernah ada akibat tanpa ada sebab,siap karena disiapkan dan bisa karena terbiasa.


Jodoh itu ditangan Tuhan dan semua orang tahu itu. Tapi kitalah yang nenentukan siapa orangnya,bukankah tertulis jelas dalam Kitab Suci "peria yang baik hanya untuk wanita yang baik pula. Dan sebaliknya wanita yang baik hanya diperuntukan untuk peria yang baik pula"

jika kau ingin jodoh yang baik maka jadilah pribadi yang baik.

Selalu ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang...dan biasanya itu adalah hal yang sangat berharga (meski kau punya uang segunung sekalipun).



Patah hati itu binatang jenis apa?
Bersabarlah...
Seseorang yang baik di luar sana sedang dalam perjalanan untuk menemuimu.

Terakhir...

Selalu lah percaya (meski seluruh dunia tidak mempercayainya lagi)
sesulit apapun masalah,entah seberapa merepotkan akan selalu ada jalan keluarnya. Selama kau mau mencari dan berusaha.

BERHIANAT

perasaan itu menggumpal,bertumpuk-tumpuk mengeras menjadi bulatan besar lantas pecah menjadi ribuan kata mengalir bersama darah melewati jantung,hati,paru-paru,kerongkongan tapi semuanya hilang saat tiba di ujung lidah. Hilang ketika siap diucapkan,mulutnya kelu sudah. Sama seperti kau menutup keran air terhenti seketika. Mulutnya berhianat atas perasaannya,menyisakan kesunyian... Benar-benar hanya kesunyian.

Berdiri dengan kaki bergetar,perasaannya berkecamuk tak bisa lagi ditahan. Berharap ada keputusan saat ini. Tapi entah kenapa lengannya tak mau bergerak,enggan menekan bell,enggan mengetuk. Seperti digantungkan berratus-ratus kg beban ditangannya. Perasaan ini sulit ditahan,malah berbalik lari menjauh. Melewati halaman,pagar rumah terus berlari membelah hujan dengan air mata yang tak bisa lagi ditahan. Kaki dan tangannya berhianat sudah.

Ruang keberangkatan bandara kota propinsi dipenuhi calon penumpang. Di sudut ini ia hanya bisa memandang dengan perasaan yang ahhh... Entah seperti apa lagi bentuknya saat ini. Di sudut yang lain dia yang selama ini memenuhi kehidupan sudah seperti hantu datang,pergi dan singgah lantas bermain-main di hati dan pikiranya dengan seenaknya. Berdiri dengan anggun bersanding dengan koper besar,tangan mungilnya sibuk memeriksa tiket,paspor dan surat-surat lainya. Lantas menarik napas lega saat tahu semuanya sudah siap. Kembali di sudut ini hanya bisa berdiri terpaku,seperti kau disuntik beku tak berdaya bahkan untuk mengedipkan mata sekalipun. Seluruh tubuhnya kompak berhianat.

karang,jalan dan orang...

jika tak sanggup setegar karang di lautan maka jadilah batu biasa,tapi jadilah batu yang baik. Batu yang menjadi pondasi bendungan besar.

Jika tak sanggup jadi batu pondasi cukup jadi batu kecil saja,tapi jadilah batu kecil yang bermanfaat. Batu kecil yang teraspal di jalan besar.

Jika tak sanggup jadi jalan besar biar jadi jalan kecil saja,tapi jadilah jalan kecil yang mengarah ke mata air.

Jika tak sanggup jadi orang besar tak apa jadi orang kecil saja selama kau bermanfaat untuk orang banyak,tidak merepotkan orang lain dan selalu pandai bersukur.

Jadi diri yang baik,jadi pribadi yang baik...